Klook memulai layanan pemesanan kereta Korea untuk orang asing. Sekarang pengguna asing bisa melihat jadwal kereta dan ketersediaan kursi di semua rute Korail secara real-time di aplikasi dan situs web Klook, lalu langsung membeli tiket. Layanan ini hadir berdasarkan kontrak penjualan tiket yang dibuat dengan Korail pada Oktober tahun lalu. Klook menjelaskan bahwa layanan ini akan membantu meningkatkan akses kereta bagi wisatawan asing dan menambah kunjungan ke daerah. Kereta adalah sarana transportasi utama yang menghubungkan kota dan daerah di Korea, jadi kalau pemesanan jadi lebih mudah, perjalanan ke daerah juga bisa jadi lebih nyaman. Ke depannya, Klook berencana meningkatkan layanan lebih lanjut berdasarkan data penggunaan kereta. Mereka juga menyatakan akan mencari lebih banyak produk wisata khusus daerah dan memperluas transformasi digital produk wisata daerah.
원문 보기
Alasan sebenarnya pemesanan kereta Klook jadi berita
Kalau dilihat sepintas, berita ini terlihat sederhana. Sepertinya cuma aplikasi perjalanan yang mulai menjual tiket kereta Korea, hanya itu saja. Tapi dari sudut pandang orang asing yang sudah lama tinggal di Korea, ini perubahan yang cukup besar. Soalnya artinya pemesanan transportasi sebagai titik awal perjalanan jadi lebih mudah.
Dulu, saat orang asing membeli tiket kereta Korea, bahasa, pembayaran, dan proses pendaftaran sering jadi hambatan sekaligus. Situsnya bisa dibuka, tapi kartu luar negeri tidak bisa dipakai, atau ada verifikasi berbasis nomor ponsel Korea, atau proses memilih kursi terasa asing sampai akhirnya harus pergi ke loket stasiun. Dalam perjalanan, orang biasanya lebih cepat lelah bukan di tujuan, tapi di bagian 'bagaimana cara pergi ke sana'. Layanan kali ini adalah perubahan yang mengurangi lelah pertama itu.
Dan yang lebih penting, ini tidak berhenti sebagai kejadian bertambah satu saluran penjualan tiket kereta saja. Platform seperti Klook bisa menjual transportasi, penginapan, dan tur dalam satu aplikasi. Jadi sekarang bukan lagi struktur perusahaan kereta mengumpulkan pelanggan sendirian, tetapi bisa dilihat sebagai arah di mana platform perjalanan menjadi pintu masuk perjalanan ke Korea.
Inti berita ini adalah 'gerbang pertama bagi orang asing untuk berpindah di dalam Korea' menjadi lebih mudah.
Kalau pemesanan tiket kereta jadi mudah, bukan hanya Seoul, tapi perjalanan ke daerah seperti Gangneung, Jeonju, dan Busan juga jadi lebih mudah.

Di mana orang asing kesulitan saat membeli tiket kereta Korea
| Item | Ketidaknyamanan dulu | Perbaikan terbaru |
|---|---|---|
| Pembayaran | Ada kasus pembayaran dengan kartu luar negeri dibatasi atau gagal | Dukungan untuk kartu luar negeri dan berbagai metode pembayaran global diperluas |
| Pendaftaran·verifikasi | Nomor ponsel Korea atau prosedur verifikasi yang tidak familiar menjadi hambatan | Prosedur menjadi lebih sederhana lewat saluran khusus orang asing dan platform global |
| Bahasa | Fitur reservasi bahasa Inggris·multibahasa kurang stabil atau informasinya terbatas | Situs multibahasa dan aplikasi, layanan konsultasi bahasa asing, serta dukungan terjemahan AI makin bertambah |
| Pilih kursi | Tata letak kursi dan informasi kereta kurang intuitif, jadi ketergantungan pada loket cukup besar | Penyediaan status kursi waktu nyata dan peta kursi makin diperkuat |
| Penyelesaian pembelian | Karena tidak bisa selesai semua secara online, orang sering kembali bergantung pada loket stasiun atau agen perjalanan | Sekarang alur untuk menyelesaikan pencarian, pembayaran, sampai penerbitan tiket sekaligus di dalam aplikasi sudah memungkinkan |

Penggunaan kereta oleh orang asing sudah meningkat sangat pesat
Kalau arahkan mouse ke atas titik, kamu bisa lihat angkanya. Memang belum deret waktu yang panjang, tapi kecepatannya naiknya cukup jelas.

Buat orang asing, apa bedanya kereta dengan pesawat·bus·mobil sewa?
| Moda | Kelebihan | Kekurangan | Situasi yang cocok |
|---|---|---|---|
| Kereta | Perpindahan pusat kota ke pusat kota cepat dan ketepatan waktunya tinggi. Pass untuk orang asing dan sistem reservasinya juga relatif tertata baik | Untuk daerah alam atau kota kecil yang jauh dari stasiun, perlu transportasi tambahan | Perjalanan yang fokus pada perpindahan antar kota seperti Seoul-Busan, Seoul-Gangneung, Seoul-Jeonju |
| Pesawat | Untuk rute yang tidak bisa dicapai dengan kereta seperti Jeju, ini yang paling unggul | Karena perlu waktu untuk pergi ke bandara dan proses check-in, bisa terasa merepotkan untuk perjalanan jarak dekat di daratan utama | Perjalanan Jeju, saat penghematan waktu jarak jauh jadi prioritas utama |
| Bus | Rutenya rapat, jadi bisa pergi sampai ke tempat yang tidak dijangkau kereta | Pengalaman reservasi yang ramah untuk orang asing membaik lebih lambat dibanding kereta | Kota kecil·daerah tingkat kabupaten, perpindahan kedua setelah stasiun kereta |
| Mobil sewaan | Bisa keliling alam pinggiran dan beberapa kota kecil dengan bebas | Menyetir, parkir, gerbang tol, dan kemacetan pusat kota terasa membebani bagi orang asing yang baru pertama kali | Jeju, perjalanan bebas yang fokus pada pegunungan·pantai |

Dari zaman perusahaan kereta menjual tiket langsung ke zaman platform menjadi pintu masuk
Perubahan ini tidak terjadi dalam semalam. Ada arus di mana "pintu masuk" reservasi transportasi Korea sedikit demi sedikit berpindah ke platform.
Tahap 1: 2021, Kakao mencoba menghubungkan pemesanan kereta
Korail menjalankan uji coba penghubungan pemesanan tiket kereta dengan KakaoTalk·KakaoT. Sejak saat itu sudah mulai terlihat arah bahwa "tiket bisa dijual juga di luar aplikasi perusahaan kereta".
Tahap 2: 2023, perluasan kerja sama akses transportasi untuk orang asing
Badan pariwisata, Korail, SR, perusahaan mobilitas, Klook, dan lainnya mulai bekerja sama untuk memperbaiki kemudahan bergerak bagi orang asing. Artinya, masalah transportasi mulai dilihat sebagai bagian dari kebijakan pariwisata.
Tahap 3: 2024, Klook memperkenalkan pemesanan bus ekspres real-time untuk orang asing
Klook sudah menambahkan pencarian kursi real-time dan pembayaran multibahasa di bidang bus. Jadi, masuk ke kereta bukan percobaan yang benar-benar baru, melainkan lebih seperti langkah berikutnya untuk memperluas kategori transportasi.
Tahap 4: 2025, Korail-Klook menandatangani kontrak penjualan tiket
Stok kursi dan aturan tarif dipegang Korail, sementara pencarian·bahasa·pembayaran·distribusi ditangani platform. Bisa dibilang operator dan pintu masuk penjualan dipisahkan.
Tahap 5: 2026, mulai pemesanan kereta real-time untuk orang asing
Sekarang orang asing bisa mengurus jadwal kereta, kursi, dan pembayaran sekaligus di aplikasi global yang sudah akrab. Ini momen ketika hambatan perjalanan kereta di Korea turun dengan jelas.

Kenapa Korea ingin mengirim orang ke daerah, bukan hanya ke Seoul
Pemusatan ke Seoul bukan masalah yang baru muncul belakangan ini. Angkanya sudah beberapa tahun terus berulang dengan pola yang mirip.

sebenarnya, usaha untuk mengubah pemusatan ke Seoul sudah ada sejak lama
Inilah alasan berita Klook kali ini membahas 'pengaktifan pariwisata daerah'. Korea sudah lama memikirkan masalah pemusatan di Seoul.
1962: pendirian Perusahaan Pariwisata Internasional
Ini adalah titik awal ketika Korea mulai melihat pariwisata sebagai industri nasional. Tetapi pada awalnya, menarik wisatawan asing itu sendiri lebih penting, jadi belum cukup sampai ke keseimbangan daerah.
1998: pembenahan sistem survei wisatawan asing
Muncul dasar untuk melacak dalam jangka panjang ke mana orang asing pergi dan di mana mereka menghabiskan uang. Jadi, ketimpangan yang berpusat di Seoul bisa dipastikan lewat angka.
2011: memberi merek khusus untuk tempat terkenal di luar Seoul
Lewat upaya seperti '8 Wonders Pariwisata Korea', mereka mencoba memperkenalkan tempat-tempat terkenal di daerah secara terpisah. Ini adalah masa ketika perjalanan di luar Seoul mulai diperlihatkan secara sadar kepada orang asing.
setelah 2015: penguatan strategi penghubung Seoul-daerah
Saat tingkat kunjungan ke Seoul mencapai 78.7%, masalah bahwa walaupun jumlah wisatawan bertambah, dampaknya ke ekonomi daerah tetap kecil menjadi jelas. Karena itu, kebijakan untuk mengubah perjalanan yang hanya melihat Seoul menjadi perjalanan tinggal di daerah makin diperkuat.
2020-an: dilembagakan lewat kota pusat pariwisata dan pariwisata pintar
Sekarang bukan sekadar promosi, tetapi bergerak ke arah mengubah struktur perjalanan yang nyata, seperti membina pusat kota, acara khusus daerah, dan memperkuat distribusi digital. Berita pemesanan kereta kali ini juga ada dalam arus itu.

kalau data pemesanan kereta makin terkumpul, bagaimana produk wisata daerah akan berubah
| kategori | cara lama | setelah ada data |
|---|---|---|
| rancangan produk | menjual paket statis yang sudah disusun sebelumnya | merancang paket yang responsif terhadap permintaan sesuai alur pemesanan |
| analisis keberangkatan-kedatangan | promosi terutama untuk daerah populer secara umum | melihat alur nyata perpindahan dari kota mana ke daerah mana |
| satuan penjualan | Menjual kereta, penginapan, dan pengalaman secara terpisah | Penjualan bundel yang menggabungkan kereta+penginapan+pengalaman sekaligus jadi lebih mudah |
| Tinggal di daerah | Setelah tiba di stasiun, perjalanan mudah berakhir sebagai kunjungan sehari | Dengan menggabungkan transportasi lokal dan penginapan, waktu tinggal jadi lebih mudah diperpanjang |
| Strategi daerah | Berpusat pada kampanye promosi | Berpusat pada perancangan ulang produk sesuai data pergerakan nyata |

Jadi, berita ini bukan cuma soal tiket kereta
Bagi pelancong yang baru datang ke Korea, hal yang paling menakutkan sebenarnya bukan budaya yang rumit, tapi gagal memesan pertama kali. Masuk ke Seoul dari bandara itu mudah, tapi setelah itu kalau jalan ke Busan, Gangneung, atau Jeonju tiba-tiba terasa sulit, jangkauan perjalanan jadi langsung sangat sempit. Perubahan kali ini bisa dilihat sebagai hal yang sedikit memperluas jangkauan itu.
Alasan pemerintah dan perusahaan publik menyambut ini juga jelas. Kalau orang hanya menumpuk di Seoul, meski jumlah wisatawan bertambah, dampaknya tidak mudah menyebar ke usaha daerah, penginapan, dan bisnis pengalaman. Tapi kalau pemesanan kereta jadi lebih mudah, lalu di atas itu penginapan dan produk daerah digabung, ceritanya jadi berbeda. Karena ini jadi lebih mudah berubah dari 'lihat-lihat Seoul lalu pulang' menjadi 'perjalanan dari Seoul ke daerah'.
Jadi, pemesanan kereta waktu nyata dari Klook bukan cuma fungsi untuk menjual satu tiket dengan lebih mudah. Bagi orang asing, ini alat yang memperluas peta perjalanan di Korea, dan bagi daerah di Korea, ini pintu masuk baru yang bisa menghubungkan tamu dengan masa tinggal dan konsumsi. Saat satu hal dibuka, ternyata seluruh struktur pariwisata di belakangnya ikut terhubung.
Peningkatan kemudahan pemesanan = hambatan perjalanan berkurang = kemungkinan kunjungan ke daerah meningkat.
Berita kali ini adalah berita layanan kereta, dan sekaligus juga berita tentang peron, kebijakan pariwisata, dan ekonomi daerah.
Kami akan memberi tahu cara hidup di Korea
Tolong banyak dukung gltr life




